Bajet 2013 – Fastabiqul khairat

Fastabiqul Khairat, Berlumba Berbuat Kebaikan

“Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlumba-lumbalah kamu (dalam berbuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (surah Al Abaqarah, 148).

Dalam ayat ini Allah SWT memerintahkan fastabiqul khairat (bersegeralah dalam berbuat baik). Imam An Nawawi dalam kitabnya Riyadhush Shalihiin meletakkan bab khusus dengan judul bab “bersegera dalam melakukan kebaikan, dan dorongan bagi orang-orang yang ingin berbuat baik agar segera melakukannya dengan penuh kesungguhan tanpa ragu sedikitpun”. Berikut beberapa poin bagaimana Imam An Nawawi memahami ayat tersebut.

Pertama, bahwa melakukan kebaikan adalah hal yang tidak boleh ditunda, melainkan harus segera dikerjakan. Sebab kesempatan hidup sangat terbatas. Kematian boleh saja datang secara tiba-tiba tanpa diketahui sebabnya. Karena itu semasih ada kehidupan, segeralah berbuat baik. Lebih dari itu bahwa kesempatan berbuat baik belum tentu setiap saat kita dapatkan. Kerananya begitu ada kesempatan untuk kebaikan, jangan ditunda-tunda lagi, tetapi segera dikerjakan. Karena itu Allah swt. dalam Al Qur’an selalu menggunakan istilah bersegeralah, seperti fastabiquu atau wa saari’uu yang maksudnya sama, bergegas dengan segera, jangan ditunda-tunda lagi untuk berbuat baik atau memohon ampunan Allah swt. Dalam hadith Rasulullah saw. Juga menggunakan istilah baadiruu maksudnya sama, tidak jauh dari bersegera dan bergegas.

Kedua, bahwa untuk berbuat baik hendaknya selalu-saling mendorong dan saling tolong-menolong. Kita harus membangun lingkungan yang baik. Lingkungan yang membuat kita terdorong untuk berbuat kebaikan. Dalam sebuah hadith yang menceritakan seorang pembunuh seratus orang lalu ia ingin bertaubat, disebutkan bahwa untuk mencapai tujuan taubat tersebut disyaratkan agar ia meninggalkan lingkungannya yang buruk. Sebab tidak sedikit memang seorang yang tadinya baik menjadi rosak karena lingkungan. Kerana itu Imam An Nawawi menggunakan “al hatstsu” yang artinya saling mendukung dan memotivasi. Sebab dari lingkungan yang saling mendukung kebaikan akan tercipta kebiasaan berbuat baik secara istiqamah.

Ketiga, bahwa keinginan melakukan kebaikan harus didukung dengan kesungguhan yang dalam. Imam An Nawawi mengatakan “bil jiddi min ghairi taraddud“. Kalimat ini menunjukkan bahawa tidak mungkin kebaikan dicapai oleh seseorang yang setengah hati dalam mengerjakannya. Rasulullah SAW bersabda untuk mendorong segera beramal sebelum datangnya fitnah, di mana ketika fitnah itu tiba, seseorang tidak akan pernah mampu berbuat baik. Sebab boleh jadi pada saat itu seseorang dipagi harinya masih beriman, tetapi pada petang harinya tiba-tiba menjadi kafir. Atau sebaliknya pada petang harinya masih beriman tetapi pada pagi harinya tiba-tiba menjadi kafir.

Uqbah bin Harits RA pernah suatu hari bercerita: “Aku solat Asar di Madinah di belakang Rasulullah SAW, tiba-tiba selesai solat Rasulullah segera keluar melangkahi barisan sof para sahabat dan menuju kamar salah seorang isterinya. Para sahabat hairan melihat tergesa-gesanya Rasulullah. Lalu Rasulullah keluar, dan hairan ketika melihat para sahabatnya memandangnya penuh keheranan. Rasulullah SAW lalu bersabda, “Aku teringat ada sekeping emas dalam kamar, dan aku tidak suka kalau emas tersebut masih bersamaku. Maka aku segera perintahkan untuk dibahagikan kepada yang berhak”. (riwayat Imam Bukhari)

Melalui usaha mahupun pekerjaan yang kita lakukan dengan sungguh-sungguh, doa, sabar dan tawakal sebagai sandarannya serta selalu saling berlumba-lumba di dalam berbuat kebaikan dsb, adalah satu kenderaan yang paling tepat dan efektif untuk meraih kebahagiaan hidup di dunia dan kehidupan negeri akhirat yang abadi.

No comments yet

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

%d bloggers like this: